World Bank Adalah : Sejarah, Pengertian, Tujuan, Fungsi, serta Kekurangan

1. SEJARAH DAN PENGERTIAN WOLRD BANK

     Pada masa akhir perang dunia ke 2 tepatnya pada tahun 1944 Amerika Serikat dan negara-negara sekutunya mengadakan pertemuan di Bretton Woods Washington DC. dalam pertemuan tersebut membahas mengenai rekontruksi dan perkembangan ekonomi negara pasca perang yang berkecambuk. hasilnya didirikanlah 2 badan keuangan internasional guna mengatasi masalah tersebut, dua organisasi tersebut adalah International Monetery Fund ( IMF ) dan International Bank for Reconstruction and Development ( IBRD ). 

Awalnya IBRD didirikan untuk membantu membangun infrastruktur seperti bendungan dan infrastruktur listrik yang terdampak perang. Negara pertama yang meminjam dana ke IBRD ini adalah negara Perancis. pada tahun 70 – an IBRD mulai mengembangkan sayapnya ang sebelumnya hanya berfokus pada pembangunan kembali infrastruktur dan kelistrikan, selanjutnya mulai fokus untuk membantu di bidang pangan, kesehatan, dan kesejahteraan hidup manusia dan saat itu IBRD mulai dikenal sebagai World Bank atau World Bank Group atau juga Bank Dnuia.
Pada periode tahun 80 – an World Bank mulai melibatkan antropolog dan ilmuwan sosial guna meningkatkan hidup manusia, dalam implementasinya World Bank sering kali inisiatif ataupun juga bekerja sama dengan peerintah daerah, ataupun dengan organisasi multilateral seperti IMF dan PBB.

 

( Baca Juga : IMF Adalah : Sejarah, Fungsi, dan Peran )

 

2. TUJUAN DAN FUNGSI WORLD BANK

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa pada awal pendiriannya World Bank bertujan sebagai organisasi rekontruksi dan pengembangan infrastruktur negara anggota pasca perang dunia ke 2. Setelah menyadari perannya World Bank mulai memiliki tujuan yang lebih komprehensif yaitu untuk kelangsungan hidup manusai global.
saat ini terdapat 2 tujuan utama dari World Bank, yaitu :
  1. Mengurangi kemiskinan yang ekstrim ( Reduce Extreme Poverty )

  2. Meningkatkan pendapatan atau taraf hidup dari 40% populasi global

dari tujuan tersebut banyak negara yang mendapatkan bantuan dana dari Wolrd Bank, contohnya seperti india yang bisa membangun ribuan mil jalan guna mempermudah akses distribusi untuk kegiatan ekonominya.

 

( Baca Juga : Pengertian dan Sejarah Perdagangan Internasional )

 

3. CABANG-CABANG WORLD BANK GROUP

 

1. International Bank for Reconstruction and Development ( IBRD )

      IBRD merupakan konservasi dari world bank group, pinjaman yang memakai system tradisional, meskipun kurang diminati dari pada bank komersial. IBRD lebih banyak meminjamkan secara ekslusif terhadap pemerintah, dan keputusan peminjaman harus melalui proses pengambilan suara terhadap anggota-anggota IBRD yang lainya. IBRD merupakan pemegang saham dalam yang sumber dayanya datang dari Negara dan pasar modal melalui peminjaman pribadi/swasta. IBRD dicari untuk meringankan Negara dunia ketiga karena pinajaman yang diberikan untuk menjalankan program yang berkontribusi bagi penghasilan Negara dan mendorong kapasitas produksi.

2. International Finance Corporation ( IFC )

            Pada tahun 1965 IFC membuat semangat investasi swasta dalam pembanguan Negara ( Bennet 1995,  313) IFC menyediakan “benih uang (seed money)” untuk menarik modal investor dari berbagai kalangan, domestik ataupun sumber dari luar negri. IFC juga memberikan pinjaman langsung dan melakukan investor dalam perusahaan swasta. Pada tahun 1989, IFC mendirikan international security group (ISG) untuk di rekomendasikan kepada negara dunia ketiga yang sedang di landa stock issue.

 

3. International Development Association ( IDA )

            Didirikan pada tahun 1960 untuk mambantu memenuhi investasi yang di butuhkan Negara miskin di dunia ketiga. Beberapa Negara berkembang terperosok dalam kemiskinan dan dibebankan oleh hutang, bahkan di bawah kedaan ekonomi dunia.  dalam IDA ini mereka tidak akan menemukan kriteria pinjaman yang konserfatif seperti IBRD.

 

4. Multilateral Investment Guarantee Agency ( MIGA )

            Pada 1988 MIGA  dibuat sebagai cabang dari world bank. Meskipun tujuan dari MIGA mirip dengan cabang-cabang dari world bank  lainya- yaitu mendorong investor domestic dan luar negri dalam pembanguna ekonomi. MIGA bukan merupakan agensi peminjaman, melainkan penjamin investasi yang tertanam pada suatu Negara terhadap kehilangan yang di sebabkan oleh perang, kekacauan politik, huru-hara, atau perampasan.

 

4. KEKURANGAN WORLD BANK

selain memiliki tujuan yang mulia dalam meningkatkan taraf hidup dan mengentaskan kemiskinan internasional nyatanya World Bank tidak terhindar dari dugaan negatif dari banyak pihak. banyak yang menilai bahwa kurangnya pengawasan dalam penetapan kebijakannya terdapat dugaan korupsi dalam jumlah yang besar dalam organisasi terebut serta mengenai kebijakan pinjamannya yang berorientasi di negara-negara berkembang atau miskin malah merusak bahkan pinjaman yang diberikan malah memperburuk ekonomi negara-negara miskin dan berkembang tersebut.
salah satu yang menjadi sorotan adalah ketika World Bank menggelontorkan dana ke negara Kenya sekitar 70 juta dollar Amerika Serikat sebagai dana untuk konservasi kehutanan. akibat dari dana tersebut pemerintah Kenya mengusir ribuan orang yang merupakan suku adat lokal. banyak rumah yang tergusur dan terbakar dalam kebijakan yang ditetapkan pemerintah Kenya pada periode tersebut.

 

5. KESIMPULAN

Saat ini terdapat sekitar 186 negara yang menjadi anggota World Bank dan terdapat ribuan karyawan. hal tersebut menjadikan oganisasi keuangan internasional ini menjadi sebuah badan yang besar dan kuat juga terdapat tujuan-tujuan yang baik dalam pembentukan organisasi ini. Meskipun begitu, terlepas dari sejarah dan fungsi yang ada banyak sekali protes yang dilayangkan berbagai pihak mengenai organisasi ini. tentunya hal tersebut juga tidak diabaikan oleh pihak World Bank. 

 

Artikel Terkait : 

– Apa Itu Pasar? Pengertian, Fungsi, dan Jenis 

– Sejarah dan Pengertian Uang   

– UNCTAD dan UNDP Adalah : Sejarah, Fungsi, Latar Belakang

Leave a Reply