Teori Adam Smith Tentang Perdagangan

 

 

1. LATAR BELAKANG

Teori Adam Smith Tentang Perdagangan – Salah satu dari kebanyakan pilihan mendesak yang dihadapi perekonomian modern adalah mengadopsi sebuah kebijakan perdagangan bebas atau proteksionism yang mendukung barang-barang luar negeri ke dalam negeri dengan tarif minimum dan mempersilakan industri-indsutri untuk pindah ke luar negeri. atau apakah membuat perusahaan-perusahaan asing menjadi lebih sulit dan menurunkan semangat produsen dalam negeri yang tergoda dengan upah-upah murah negeri lain. 
Hal ini terasa sangat seperti dilema modern namun debat-debat antara pendukung perdangan bebas dan proteksionsm sudah berlangsung sejak dulu. argumen tersebut dimulai dengan sungguh-sungguh di eropa pada abad ke 15 dengan perumusan sebuah teori yang diketahui sebagai merkantilsm pelopor dari apa yang kita kenal hari ini yang dikenal sebagai proteksionsm. 

merkantilsm adalah hampir seperti setiap teori ekonomi tertarik dengan pertambahan kekayaan sebuah negara namun, para merkantilsm berargumen bahwa dalam upaya untuk menjadi lebih kaya sebuah negara harus berusaha untuk membuat sebanyak mungkin barang di dalam perbatasannya sendiri dan mengurangi sampai minimum absolut ketergantungan apapun pada impor asing. 
Peran pemerintah adalah untuk membantu lokal industri dengan menerapkan tarif besar pada barang-barang import dan mencegah manufaktur-manufaktur asing untuk berkompetisi dengan pemain-pemain lokal. Sebuah negara yang kuat adalah negara yang tahu cara untuk mensuplai negaranya sendiri dan dapat mencapai kemerdedkaan yang harmpir total dalam perdagangan dalam sebuah gol yang diketahui sebagai economic autarki.

2. ADAM SMITH : Teori Perdagangan Bebas

Filosofi merkantilsm memerintah dengan posisi tertinggi sebagai teori ekonomi yang paling persuasif sampai 9 maret 1776. Tanggal publikasi dari yang mungkin merupakan buku paling penting di dalam sejarah dunia modern. Di dalam sebuah penyelidikan ke dalam sifat dasar dari penyebab dari kekayaan bangsa-bangsa.
Filsuf dan ekonom Skotlandia Adam Smith mencoba meledakan dukungan intelektual dari merkantilism. Smith beragumen bahwa cara terbaik untuk negara manapun untuk mengembangkan kekayaan bukanlah dengan mencoba semuanya sendiri karena tidak ada negara yang pernah berharap untuk dapat bekerja baik di setiap sektor dari ekonomi. Smith mengobservasi bahwa negara-negara pada dasarnya memiliki kekuatan yang berbeda-beda di area-area tertentu beberapa negara hebat dalam pembuatan anggur, negara lain memiliki talenta di kerajinan tembikar, yang lainnya masih mungkin ahli membuat renda-renda dan merupakan pada kekuatan-kekuatan semacam itu. 
Yang setiap negara seharusnya fokuskan ini merupakan sebuah aplikasi pada tingkat bangsa-bangsa dari sebuah teori yang dapat kita mengerti dengan baik pada tingkat kehidupan individual jika seseorang memiliki sebuah bakat alami untuk akuntansi akan menjadi tidak masuk akal bagi orang tersebut untuk menghabiskan sebagian penting dari tiap harinya untuk juga mencoba membuat keju, untuk menjahit celana panjang miliknya,  atau belajar bermain sonata-sonata biola. Akan jauh lebih baik untuk sang akuntan, pembuat keju, penjahit, pemain biola, untuk berspesialisasi di dalam area dimana mereka memiliki keuntungan terbesar dan kemudian berdagang dengan yang lain untuk memperoleh kebutuhan-kebutuhan mereka yang lain.’
Seperti yang Smith kemukakan, “hal tesebut adalah sebuah pepatah dari setiap ahli bijaksana dari sebuah keluarga tidak pernah mencoba untuk membuat rumah, karena akan membuat  dia membayar lebih banyak untuk membuat daripada membeli”. Smith menekankan bahwa jika inggris dapat  memproduksi barang-barang wol lebih murah dari portugal dan jika portugal dapat memproduksi anggur lebih murah dari inggris kemudian akan menjadi menguntungkan bagi kedua belah pihak untuk bertukar produk yang dapat mereka buat dengan ongkos yang lebih rendah, untuk hal lain yang hanya mereka dapat buat dengan biaya tinggi. 
Kekayaan secara keseluruhan kedua negara akan meningkat ketika tenaga kerja dan modal akan selalu dipekerjakan dengan optimal diarahkan ke sektor-sekor dimana keahlian asli dan kesempatan adalah kehebatan mereka. Tugas utama pemerintah disini adalah untuk mengetahui sektor-sektor mana yang terdapat keutungan-keuntungan nasional, serta mendukung dalam bidang pendidikan dari tenaga kerja. Namun jika tidak, pemerintah harus mengurangi tarif sebanyak mungkin dan tidak menghalangi dalam perdagangan. 

 

3. PENCABUTAN UNDANG-UNDANG JAGUNG

Dengan kecepatan luar biasa teori smith meyakinkan kebanyakan kelas-kelas ekonomi dan politik dari eropa barat laut. Di inggirs, idenya dicoba dulu dalam tes praktikal dalam hubungannya dengan barang-barang makanan primer dari bangsa tersebut yaitu jagung. Harga gandum untuk waktu lama dilindungi oleh dekrit pemerintah. Gandum-gandum asing yang lebih murah telah dilarang, tampaknya untuk melindungi pekerjaan dan kekayaan nasional. Namun ide-ide smith sekarang digerakan ke depan oleh murid terpentingnya yakni David Ricardo yang mengusulkan bahwa semua tarif untuk gandum-gandum impor, perlindugnan proteksionism yang dikenal sebagai hukum jagung atau biasa disebut dengan British Corn Law. pada kenyataannya merupakan penghalang bagi pertumbuhan ekonomi. 
Setelah debat-debat yang pahit di parlemen hukum tersebut ditarik pada 1846. hasilnya mendemonstrasikan keuntungan dan biaya insidental dari ide-ide smith harga jagung turun drastis, makanan menjadi lebih murah, dan semua orang terutama kelas-kelas pekerja, memiliki lebih banyak uang untuk disimpan untuk digunakan untuk barang-barang lain. ini sebagai gantinya mengembangkan ukuran secara keseluruhan dari ekonomi inggris. sehingga ekonominya mengalahkan dengan signifikan semua negara-negara eropa. Namun demikian, dan yang merupakan kata ‘ tapi’ yang besar petak-petak besar dari pertanian inggris tidak dapat berkembang, jagugn-jagung impor murah kanada dan amerika serikat menghancurkan pertanian-pertanian dan cara hidup yang telah bertahan selama berabad-abad. teori smith sama-sama benar dan tergantung dari cara pandang seseorang jelas-jelas menyiksa.

Masalah yang bertahan untuk yang jelas-jelas merupakan argumen yang benar yang mendukung perdagangan bebas adalah bahwa harga manusianya jarang diperhitungkan dengan keinginan yang cukup dan kecerdikan. Tangisan dari orang-orang terebut usahanya belum terakui untuk nilai mereka yang sesungguhnya :
  • Ancaman untuk stabilitas keseluruhan dan harga diri moral sebuah bangsa.

Yang baru saja disadari, keuntungan dari ekonomi terbuka hanya bisa menghasilkan dengan layak jika saja beberapa rentetan langkah telah diambil untuk memitigasi kerugian-kerugian petugas.
Bangsa manapun yang berkomitmen pada perdagangan bebas harus memajaki sektor-sektor ekonomi yang memiliki keuntungan dan kemudian menggunakan uang tersebut untuk melatih mereka di dalam sektor-sektor ekonomi dengan kerugian terburuk dalam hubungannya dengan kompetisi asing. Tanpa pengarahan kembali dari uang dan tenaga kerja sebuah negara akan menjadi sangat tidak stabil secara politik sehingga membahayakan kemajuan dan apapun yag telah dibuat dalam perdagangan bebas.
  • Pemerintah harus memperbolehkan setiap di dalam ekonomi untuk menemukan area kekuatan natural mereka sendiri :

    • Yang berarti investasi tingkat tinggi dalam edukasi dan rakit perlindungan untuk memaksimalisasi pergerakan sosial. 

    • Sikap moopolistik oleh orang-orang kaya membahayakan integritas dari sistem perdagangan bebas sebesar bahaya hukuman tarif import. 

    • Secara intelektual, perdagangan bebas tanpa ragu dalam memenangkan argumen.

Leave a Reply