Peranan Harga : Pengertian, Konsep, Tujuan

Peranan Harga – Dalam dunia usaha khususnya perdagangan tentunya ada transaksi jual beli antara pedagang dan pembeli. nah sebagai pedagang tentu saja harus menetapkan harga jual untuk barang dagangannya dan harga yang ditetapkan haruslah menguntugka si pedagang. Dalam ilmu marketing peranan harga itu sangat lah penting demi keberlangsungan perusahaan sehingga dalam penetapannya terdapat konsep dan strategi. nah apa saja hal penting lainnya tentang peranan harga itu? yuk simak lebih lanjut.

1. KONSEP HARGA

Dalam dunia bisnis harga mempunyai banyak nama, sebagai contoh dalam duna perdagangan produk disebut harga,dalam dunia perbankan disebut bunga,dalam bisnis konsultan disebut fee.


A. MENURUT PARA AHLI MENGENAI HARGA
  • Menurut Doland and Simon,harga merupakan sejumlah uang atau jasa atau barang yang ditukar pembeli untuk beraneka produk atau jasa yang disediakan penjual
  • Sedangkan menurut Monroe,bahwa harga merupakan pengorbanan ekonomis yang dilakukan pelanggan untuk memperoleh produk atau jasa.
Maka dari itu harga merupakan salah satu faktor penting bagi konsumen dalam pengambilan keputusan untuk melakukan sebuah transaksi.

Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa harga adalah sejumlah uang yang ditentukan perusahaan berdasarkan kalkulasi biaya yang dikeluarkan seperti biaya produksi  atau biaya mendapatkan produk.dengan kata lain harga ditetapkan karena terdapat keinginan,kebutuhan dan daya beli konsumen.

 

2. PERANAN HARGA

Menurut prof MichaeL Laric dalam buku Marketing Strategy and Management,Michael  J Baker, Emeritus Proffesor Of Marketing,Strathcylyde University,England,peranan harga dalam bauran pemasaran bahwa peranan harga cenderung meningkat apabila kondisi-kondisi berikut terjadi 
:
  • v  Produk tersebut pertama kali di terjunkan ke pasar
  • v  Dikaitkan dengan tujuan perusahaan
  • v  Perusahaan kompetitor melakukan penurunan harga
  • v  Adanya produk baru yang dihasilkan oleh pengembangan teknologi baru yang bersifat subtitusi
Disamping itu menurut Prof Michael J Baker,harga memiliki peranan penting dalam bauran pemasaran karena
:
  • v  Elasitas harga lebih besar pengaruh terhadap permintaan dibandingkan dengan elasitas elemen marketing mix lainnya
  • v  Perubahan harga sangan mempengaruhi perubahan jumlah penjualan
  • v  Pelaksanaan perubahan harga jauh lebih mudah dibandingkan dengan rencana perubahan strategi produk atau promosi
  • v  Reaksi perusahaan saingan terhadap perubahan harga biasanya lebih cepat dan sensitif
  • v  Dalam melaksanakan implementasi harga tidak memerlukan investasi modal
  • v  Harga suatu produk sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal (resesi ekonomi dan inflasi,peningkatan suhu persaingan,kejenuhan pasar atau kelebihan jumlah pasokan,muncul perusahaan kompetitor baru,dan meningkatnya konsumerisme)
Jadi dapat disimpulkan bahwa harga adalah nilai tukar dari suatu barang atau jasa.
 
Harga merupakan suatu konsep yang berkaitan erat dengan :
  • Harga ( Price ) 
  • Nilai ( value ) 
  • Manfaat ( utility )
Sebagai contoh, seorang konsumen atau pelangan sebelum melakukan pembelian suatu produk atau jasa mereka akan mempertimbagkan terlebih dahulu mengenai harga, nilai, dan manfaat. Semisal ada seseorang yang akan membeli mobil, dia akan mencari terlebih dahulu informasi mengenai harga mobil dan juga mencari penawaran terbaik dari dealer mobil. selain mempertimbangkan harga, seseorang yang hendak membeli mobil tersebut juga akan memperhatikan mengenai kondisi mobil. mulai dari suku cadang, surat, dan fisik mobil meskipun dia tau bahwa manfaat mobil hanyalah sebagai sarana transportasi dari satu tempat ke tempat lain. 

Dari contoh tersebut bisa diartikan jika 3 komponen yaitu , harga, nilai, dan manfaat saling berkaitan dalam konsep penetapan harga.

 

3. Pentingnya Harga

 

  • Harga merupakan kunci dari kegiatan sistem perdagangan, Harga merupakan kunci dai sebuah kejadian atau transaksi perdagangan. Bilamana penjual ingin menawarkan suatu produk atau jasa kepada pelanggan penjual harus menerapkan harga terlebih dahulu. dan begitupun sebaliknya jika seseorang ingin membeli suatu produk atau jasa maka dia harus mengeluarkan biaya pada suatu harga tertentu. Harga bisa menjadi fungsi sebagai jembatan yang mempertemukan antara penjual dan pembeli. karena jika tidak terjadi pertemuan antara penjual dan pembeli maka tidak akan terjadi transaksi jual beli.
  • Alat pengukur dasar sebuah sistem ekonomi, Kita tidak dapat mengatakan sebuah produk mahal atau murah jika tidak mengetahui berapa harga dari suatu produk atau jasa yang ditawarkan.
  • Harga menentukan apa yang harus di produksi ( penawaran )
  • Siapa yang akan memperoleh berapa banyak barang atau jasa yang diproduksi (permintaan)

 

 4. Tujuan Harga dan Bauran Pemasaran

Tujuan penetapan harga diklasifikasikan ke dalam empat kelompok utama, yaitu :
  • Tujuan Profitabilitas, Harga ditetapkan dengan tujuan untuk mendapatkan profit, oleh sebab itu dalam pnetapan harga penjual harus mempertimbangkan biaya – biasa produksi dan berapa besar tingkat penjualan sehingga bisa menemukan selisih yang bisa dijadikan profit.
     
  • Tujuan Volume, Untuk meningkatkan volume penjualan, semisal discount pada suatu produk dapat meningkatkan jumlah atau volume penjualan
     
  • Tujuan Kompetisi, Menetapkan harga terendah dari kompetitor untuk memenangkan persaingan
     
  • Tujuan Prestisius, Perusahaan menetapkan harga untuk menunjukan tingkat prestisius dari produk atau jasa yang ditawarkan, contohnya adalah produsen mobil mewah

 

5. Penentuan Harga Ekonomi

 

  1. Operasi bisnis dan penetapan harga dalam empat jenis struktur pasar :Persaingan murni/ persaingan sempurna 
  2. Persaingan monopolistik 
  3. Oligopoli 
  4. Monopoli

 

6. Konsep Elastisitas Harga

  • Elastisitas adalah ukuran respon dari pembeli dan pemasok akan perubahan harga.
  • Elastisitas harga permintaan atau elastisitas permintaan adalah persentase perubahan jumlah barang atau jasa yang diminta dibagi dengan persentase perubahan harga.
Contoh peningkatan 10% dalam harga shampo yang menghasilkan kuantitas yang ditawarkan

A. Penentu Elastisitas

  • Ketersediaan produk pengganti 
  • Porsi anggaran yang digunakan untuk barang dan jasa 
  • Elastisitas permintaan juga tergantung pada apakah suatu produk dianggap sebagai kebutuhan atau kemewahan, contoh hotel mewah bagi kalangan wisatawan kaya 
  • Elastisitas permintaan juga menanggapi persfektif waktu ( jangka panjang/ jangka pendek ) konsumen. contoh AC untuk orang – orang yang tinggal di daerah panas
Harga mempengaruhi demand dan suppy bila harga naik demand cenderung akan turun.

 

7. Konsep harga

 

  • Harga merupakan satu – satunya unsur bauran pemasaran yang memberikan pemasukan dan pendapatan bagi perusahaan, sedankan unsurnya ( produk, distribusi, dan promosi ) menyebabkan timbulnya biaya ( pengeruaran ). 
  • Harga merupakan unsur bauran yang bersifat fleksibel, artinya dapat diubah dengan cepat 
  • Harga merupakan komponen yang berpengaruh langsung terhadap laba perusahaan. Hal ini terlihat jelas pada persamaan berikut

    Laba = pendapatan total – biaya total

    ( Harga per unit x kuantitas yang terjual ) – biaya total

Tingkat harga yang ditetapkan mempengaruhi kuantitas yang terjual. Selain itu secara tidak langsung harga juga mempengaruhi biaya karena kuantitas yang terjual berepngaruh pada biaya yang ditimbulkan dalam kaitnnya dengan sistem produksi

Oleh karena penetapan harga mempengaruhi pendapatan total dan biaya total, maka keputusan dan strategi penetapan harga memegang peranan penting dalam setiap perusahaan

Jika dilihat dari sudut pandang konsumen, harga seringkali digunakan sebagai indikator yang dirasakan terhadap harga atau dapat dirumuskan sebagai

NILAI = MANFAAT YANG DIRASAKAN / HARGA

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa harga tertentu bila manfaat yang dirasakan konsumen meningkat maka nilainya akan meningkat pula.

 

8. Tujuan Penetapan Harga

 

  1. Tujuan berorientasi pada laba 
  2. Tujuan berorientasi pada volume, harga ditetapkan sedemikian rupa untuk mencapai volume penjualan 
  3. Tujuan berorientasi pada citra, menetapkan harga tinggi untuk membentuk atau mempertahankan citra prestisius 
  4. Tujuan stabillisasi harga, menetapkan harga untuk mempertahankan hubungan stabil antara harga suatu perusahaan dan harga pemimpin industrti ( industry leader ) 
  5. Tujuan – tujuan lannya, mencegah masuknya pesaing, mempertahankan loyalitas pelanggan, dll

 

9. Faktor Pertimbangan Penetapan Harga

Dalam melakukan penetapan harga terdapat 2 faktor, yaitu diantaranya adalah :
 

A.Faktor Internal :
  1. Tujuan pemasaran perusahaan 
  2. Strategi bauran pemasaran 
  3. Biaya 
  4. Organisasi
B. Faktor Eksternal :
  1. Sifat pasar dan permintaan 
  2. Persaingan
Unsur – unsur lingkungan lainnya ( inflasi, resesi, tingkat bunga, kebijakan, dll ).
 

Related :

    Leave a Reply