Pendidikan Indonesia Tertinggal 128 Tahun

kualitas pendidikan di indonesia 2019  kualitas pendidikan di indonesia 2020  kualitas pendidikan di indonesia tertinggal berapa tahun  makalah kualitas pendidikan di indonesia  kualitas pendidikan di indonesia

Pendidikan Indonesia Tertinggal 128 TahunBerbicara tentang pendidikan di indonesia saat ini seperti tidak ada habisnya. Di tengah pandemi masyarakat indonesia dalam mendapatkan akses pendidikan menjadi terhambat.

Oleh karena itu pemerintah dan melalui dinas pendidikan menerapkan kebijakan pendidikan secara daring, namun demikian sistem pendidikan daring ini mempunyai beberpa masalah dan juga keluhan dari masyarakat. Seperti : keterbatasan fasilitas internet, pembelajaran yang tidak kondusif, dll.Selain itu juga pada tingkat perguruan tinggi para mahasiswa di bebani dengan UKT yang harus dibayar penuh padahal kegiatan perkulianah sedang diliburkan. Dari beberapa kasus tentang dunia pendidikan di Indonesia saat ini apakah sebanding dengan kualitas pendidikannya?

Kualitas Pendidikan Indonesia tertinggal

Sayang nya saat ini kualitas pendidikan di Indonesia jika dibandingkan dengan negara maju bisa dibilang sangat tertinggal jauh. Padahal sumber daya penunjang pendidikan yang tersedia terbilang banyak seperti :

  • Terdapat lebih dari 200 ribu sekolah yang tersebar diseluruh Indonesia
  • Ada sekitar 45 juta murid yang sedang mengenyam pendidikan
  • Ada lebih dari 2, 7 juta tenaga pengajar

Meskipun data tersebut terbilang cukup banyak ternyata performa pendidkan Indonesia itu termasuk rendah. Berdasarkan data dari Programme for International Student Assassment ( PISA ) indonesia berada diperingkat 62 dari 70 negara dalam kualitas pendidikannya. Adapun penelitian yang dilakukan oleh Professor Lant Pritchett dari Harvard Kennedy School yang melakukan penelitian terhadap anak di Jakarta yang berusia 15 tahun  mengungkapkan bahwa anak – anak tersebut tertinggal sejauh 128 tahun dibanding dengan negara maju dalam hal pendidikannya. 

Baca Juga : Pancasila dan Makna Nilai Dalam Lambangnya


Ada juga berdasarkan penelitian dari World Development Report ( WDR ) Indonesia membutuhkan sekitar 45 tahun untuk mengejar ketertinggalan dalam hal membaca, dan sekitar 75 tahun untuk mengejar ketertinggalan dalam hal ilmu pengetahuan agar sama dengan standar Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD ).


Kualitas pendidikan negara kita sangat tertinggal jauh apalagi dalam hal matematika, sains, dan membaca. Adapun faktor yang mempengaruhi kualitas pendidikan tidak terlepas dari faktor sekolah, tenaga pengajar, orang tua. Sekedar fakta menyatakan bahwa performa guru di indonesia juga kurang memadai fakta tersebut dibuktikan dengan nilai rata – rata ujian kompetensi guru nasional itu sekitar 53% dari total 100%.


Selain performa tenaga pengajar kualitas pendidikan juga dipengaruhi oleh pihak pengelola yakni pemerintah dan pihak sekolah. jika kita perhatikan jika siswa tidak mampu memahami pelajaran yang diberikan di sekolah biasanya mereka menggunakan jasa bimbingan belajar agar bisa lebih memahami pelajarannya.

Alhasil banyak bermunculan jasa – jasa bimbingan belajar yang menjanjikan jaminan pendidikan. Hal itu tentu saja memberatkan pihak siswa karena semua biaya untuk bimbingan belajar itu semua ditanggung oleh siswa. Dan dari hal tersebut seakan menyiratkan bahwa pendidikan di indonesia hanyalah alat bisnis semata.

Baca Juga : Hubungan Agama Islam dan Politik Di Indonesia

Sistem pendidikan yang diterapkan juga dinilai kurang efisien dalam meningkatkan mutu belajar. para siswa ditekankan untuk menjadi individu yang kompetitif dibandingkan menjadi individu gotong royong, pemberian tugas yang terlalu over capacity juga hanya menimbukkan rasa stress kepada para siswa. Jika ditanya tentang dana pendidikan ternyata dana yang dikucurkan oleh negara untuk sektor pendidikan yaitu terbilang besar loh.

Dana APBN yang dikucurkan untuk pendidikan di Indonesia pada tahun 2015  adalah sekitar 20%  atau nominalnya sekita Rp 390,3 Triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja ( APBN ). Dan dalam rancangan ABPN tahun 2020 dana alokasi untuk pendidikan naik menjadi 29, 6% atau nominalnya sekitar Rp 505, 8 Triliun. 

Jadi menurut kalian apa saja yang harus dibenahi dalam memajukan kualitas pendidikan di Indonesia ?

Leave a Reply