Organisasi Internasional : Sejarah, Fungsi, Peran, Dan Macam – macamnya

 

 


Sejarah terbentuknya organisasi internasional


Hubungan antar negara ataupun antar pemerintahan akan digunakan ketika menjelaskan mengenai aktifitas yang berkaitan dengan perang, diplomasi dan hubungan hubungan yang lainnya. Yang menyangkut mengenai kedaulatan dua negara ataupun representative dari masing masing pemerintahan .
  dan untuk mencover permaslahan mengenai hubungan antar negara ini dibutuhkan sebuah organisasi internsional . organisasi internasional merupakan sebuah proses , dimana organisasi internasional juga merepresentasikan aspek yang ingin dicapai oleh suatu negara dalam waktu tertentu . organisasi internasional juga bisa dinamakan sebagai sebuah institusi internasional yang didalam nya terdapat majelis majelis serta sekretariat . institusi internasional juga mengartikan sebuah struktur yang detail serta mampu dijadikan sinonim pada organisasi internasional.


1. Awal Dari Organisasi Internasional Hingga Perang Dunia Pertama

.
Organisasi internasional pertama di dunia adalah liga bangsa bangsa yang berdiri tahun 1919 yang merupakan hasil dari perjanjian versailles yang dilakukan dalam sebuah konfresi versailles. Sebelum 1919 agak sulit terbentuk sebuah organisasi internasional dikarenakan kondisi negara pada saat itu masih berada pada kondisi yang sangat mengenaskan , banyak negara yang krisis dalam sistem perekonomiannya . ada empat prekondisi dimana organisasi internasional dapat terlaksana dengan baik :
  1. Adanya negara yang independen pada organisasi internasional sebagai unit politik 
  2. Adanya kontak antara  sub divisi dalam organisasi internasional   
  3. Kesadaran akan masalah yang dihadapi antar negara 
  4. Adanya keperluan untk hidup bersama dan keperluan untuk membuat dan membentuk kerjasama internasioal agar mampu meregulasi keinginan tiap tiap negara .
Pada sebelum abad 18 masalah yang dihadapi adalah berkenaan mengenai kurangnya kesadaran akan faktor pertama dan kedua . dan organisasi internasional mampu terbentu pada 1919 karena aspek yang ke tiga dan ke empat mampu di lalui oleh negara negara didunia .

 

2. Perdamaian dan keamanan

Sub topik ini  yang menjadi kajian paling dasar ketika kerjasama dan organisasi internasional mulai dilakukan. Hal ini menjadi sebuah fokus yang teramat penting karena mengacu pada permasalahan revolusi amerika pada 1776 dan revolusi perancis pada 1789.dan setelah revolusi ini maka masyarakat dunia tidak percaya pada sistem monarki, diaman masyarakat dunia lebih percaya pada sistem pemerintahan, dan masyarakat dunia memiliki peran untuk menentukan ataupun menghapuskan sistem itu. 

Tapi ujung nya tetap terjadi perang hingga terjadilah sebuah pertemuan di vienna  . pada tahun 1814 juga pernah diadakan pertemuan di vienna yang membahas menganai perjanjian perdamian yang harus dipersiapkan untuk merepresentasikan sebuah kemenangan dari kekuatan yang dimiliki negara hebat atau negara kuat. konfrensi ini mengahasilkan se=uatu standarisasi dan menyusun aturan dalam pelaksanaan diplomasi dan memberitahu maslaah internasional dalam sebuah sistem . dan sebelum perang dunia, negara menjadi lebih fokus pada militeristik saja karena  keadaan yang kacau saat itu .


3. Sosial Ekonomi


Abad ke 19 menjadi sebuah periode pembangunan dan pertumbuhan dari kerjasama internasional. Karena adanya revolusi amerika dan prancis terjadi sebuah pergejolakan yang ujungnya membuat suatu sistem yang  membuat para petinggi negara lebih peduli pada masalah sosial dan ekonomi, mereka beranggapab bahwa perang hanya akan menimbulkan korban jiwa tanpa ada hasil yang baik.  

Maka dari itu mereka lebih berfokus pada permasalahan ekonomi dan sistem sosial yang ada, karena ekonomi dan sosial dianggap krusial dalam kehidupan bermasyarakat. Keyness juga menuliskan sebuah tulisan pada the pre 1914 world economy dimana ia menyebutkan bahwa sistem ekonomi adalah sangat komplit. selama abad ke 19 negara negara eropa lebih peduli pada maslaah kerjasama pembangunan ekonomi dan sosial  bukan lagi terpaku pada issue konflik dan perdamaian .

Ada juga strategi yang dapat dijadikan sebagai pembangun kerjasama publik internasional antara lain :
  1. Preposision design, seseorang yang mampu untuk mensugestikan instirusi internasional untk menyelesaikan masalah internasional  
  2. Pendukung dari sebuah konferensi  yang harus dilakukan oleh pemerintah  
  3. Mendukung persatuan melaui jalan damai tiap individu atau pemerintah  untuk mendapatkan sebuah hasil dari konferensi  
  4. Melalui pembangunan sebuah konstitusi pendukung dari aktifitas organisasi internasional .
Keempat aspek diatas haruslah melibatkan komponen private dan public.

Dasar Terbentuknya Liga Bangsa – Bangsa


Liga bangsa – bangsa dibentuk di paris berdasarkan paris peace conference of 1919 yang berujung pada perjanjian versailles. liga bangsa bangsa memiliki banyak aktifitas dalam pelaksanaan nya selaku institusi internasional selama 1920 – an. LBB banyak membahas mengenai diplomasi internasional dan banyak melakukan pertemuan reguler dengan berbagai negara dengan pembahasan membas mengenai perjanjian damai dan keamanan serta pembahasan mengenai masalah sosial dan ekonomi yang menjadi  fokus kajian mendasar saat itu. 

Penyelesaian konflik juga dilakukan oleh LBB antara lain adalah mengenai konflik yunani bulgaria pada 1925, penyelesaian masalah Aaland islands antara finlandia dan swedia 1920 serta penyelesaian masalah Turki – Iraq. Metode yang digunakan adalaah dengan meningkatkan perdamaian dan mengorganmisir konflik agar dapat dijadikan sebagai jalan untuk mengurangi konflik yang terjadi . pada tahun 1925, LBB mendapatkan anggota baru yakni German melalui perjanjian Locarno. Dan pada akhir dekade preparatory, Amerika serikat dan Uni Soviet menjadi delegasi dan mulai bekerja .
Titik berat pada LBB adalah mengenai perjanjian, diplomasi, hukum internasional, sistem ekonomi, dan organisasi internasional seperti hal nya liga bangsa bangsa. Pada 1930an sistem politik eropa menjadi kiblat dari LBB untuk merujuk , tapi pada akhir 1930an semua berubah , politik dan bisnis eropa tidak mapu lagi dijadikan sebagai sebuah kiblat dunia , hingga pada akhirnya terjadilah perang dunia kedua.

Organisasi setelah perang dunia kedua lebih menekankan pada kerjasama internasional dalam bidang perekonomian  dan terbentuk sebuah sistem ekonomi duni a yang dikenal dengan istilah breeton wood system , dimana sistem ini dijadikan sistem perekonomian dunia. dan setelah itu, terbentuklah sebuah organisasi dunia baru yang di tujukan untuk menggantikan posisi LBB yakni PBB . PBB bergerak dalam bidang yang hampir sama dengan LBB tapi PBB memiliki ruang lingkup yang jauh lebih luas dan mendalam .

PBB didominasi oleh tiga negara besar antara lain amerika serikat, Uni Soviet dan Inggris . serta dua negara yang cukup memegang andil besar yakni China dan Prancis. dalam institusi internasional ini, juga akan ditemukan bagian bagian atau majelis majelis yang lebih memfokuskan pembahasan pada masalah masalah yang lebih terspesifikasi.

Pembangunan setelah perang , adalah mengenai konfigurasi dan distribusi power, sistem, issue, dan sumber daya dari tiap tiap negara anggota. dunia internasional dalam hal ini instansi internasional juga mengenal istilah interaksi. interaksi ini dikategorikan didalam 4 tipe, antara lain komunikasi, transportasi, financial, dan travel (perpindahan seseorang)

PBB juga memiliki badan badan pendukung seperti 

  • FAO 
  • WTO  
  • WHO
  • ILO 

dan banyak lagi yang lain nya yang membahas lebih jelas mengenai tiap sub permasalahana agar mampu diselesaikan sampai keakarnya.

Leave a Reply