Klasifikasi dan Peranan Teknologi Informasi



     Teknologi informasi merupakan media yang di ciptakan untuk fungsi mendapatkan informasi ataupun berbagi informasi yang dalam konteks ini berdasarkan komunikasi jarak jauh. Diabad 21 ini teknologi informasi berkembang sangat pesat dan juga sangat modern dan inovatif pula, bahkan jika kita saat masih kecil sering mendegarkan atau menonton film tentang saktinya seorang penyihir karena bisa melakukan apapun yang diluar kemampuan manusia itu sendiri, contohnya seperti terbang. nah, perkembangan teknologi saat ini sama seperti cerita penyihir classic hanya bedanya yang dilakukan dan digunakan saat ini adalah ilmu pengetahuan tanpa adanya unsur magis.

Dari sekian banyaknya teknologi yang ada didunia ternyata teknologi khususnya teknologi informasi mempunya beberapa klasifikasi yang berbeda. mulai dari klasifikasi berdasarkan fungsi dan juga klasifikasi berdasarkan ukuran.

Jika ditinjau menurut fungsinya teknologi informasi tebagi menjadi 3, yaitu Embedded IT System, Dedicated IT System, dan juga General Purpose IT System. ketiga klasifikasi tersebut emiliki perbedaan sepert berikut ini :

– Embedded IT System merupakan sistem teknologi informasi yang melekat pada produk-produk lain biasanya yang termasuk kedalam embedded IT System ini merupakan perangkat yang diciptakan dengan skala yang besar. Contoh : Pengontrolan pabrik, Komputer transaksi di jalan tol, Telemetri di tempat-tempat yang remote seperti misalkan pengamat ketinggian air di bendungan, peralatan smart electronic yang terpasang di dalam mobil.
– Dedicated IT system merupakan sebuah sistem teknologi informasi yang dirancang untuk melakukan tugas-tugas khusus, tugas khsusus yang dimaksud adalah sebuah perangkat yang hanya bisa melakukan suatu pekerjaan. Contoh dari sistem dedicated IT system adalah anjungan tunai mandiri (ATM).
– General purpose IT System merupakan sistem dalam teknologi informasi yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai aktivitas yang bersifat umum dan konvensional. Contoh dari General Purpose IT system ini adalah komputer PC dapat digunakan untuk melakukan berbagai hal dengan perangkat lunak yang sesuai. atau dengan kata lain dalam komputer PC kita bisa mengedit sebuah foto menggunakan aplikasi Photoshop.

Selain Klasifikasi berdasarkan fungsi ada juga klasifikasi teknologi informasi yang berdasarkan ukuran. Seperti berikut ini :

  • Mikrokomputer = MFLOP 1-50, kegunaan utamanya adalah komputasi perseorangan client pada aplikasi client/server pengolahan bisnis skala kecil.
  • Workstation = MFLOP 50-500, Kegunaan utama dar workstation ini adalah untuk pengolahan citra aplikasi CAD.
  • Server = MFLOP 50-500, Kegunaan utamanya adalah sebagai server pada aplikasi client atau bisa juga disebut sebagai server penyimpanan file.
  • Minikomputer = MFLOP 3-1000, kegunaan utama dari minikomputer ini adalah komputasi dalam suatu perusahaan pengolahan bisnis skala menengah server pada aplikasi client atau server.
  • Mainframe = MFLOP 50-20000, Kegunaan utamanya dalah pemrosesan skala besar server dalam client atau server.
  • Superkomputer = 1000-20000000, memiliki kegunaan sebagai perangkat atau media perhitungan sains yang komplek.


Adapun peran teknologi informasi dalam kehidupan manusia sudah diterapkan sejak jaman dahulu, yang mana dalam perkembangan peradaban manusia pada adab 20-21 teknologi informasi ini sangat membantu dan mempermudah kehidupan baik individu maupun orang banyak. peran dari teknologi informasi ini digunakan organisai untuk mencapai keunggulan kompetitif, dan juga oleh individu digunakan sebagai penunjang keunggulan pribadi baik itu penunjang pekerjaan, sosial media, dan komunikasi.

Teknologi informasi juga telah digunakan dalam berbagai bidang  seperti penggunaan smartphone, intenet, dan komunikasi e-mail.
Selain peran teknologi informasi bagi kehidupan manusia adajuga sebaliknya yaitu peran manusia dalam informasi teknologi. peran utama manusia dalam bidang informasi teknologi adalah sebagai pengembang, adapun peranan lain seperti berikut :

1. Perkembangan teknologiinformasi tergantung pada kemampuan manusia yang terlibat secara langsung ataupun tidak langsung ( misalnya yang bertindak sebagai pengambil keputusan).
2. Produk teknologi informasi hanya satu media. yang artinya adalah penggunaan dan bagaimana penggunaannya tergantung sekali pada manusia yang selaku pemakainya.
3. Dibutuhkan iklim dan regulasi kebijakan yang mendukung mekanisme teknologi informasi. terutama di negara berkembang seperti Indonesia.
4. Kualitas, kemampuan dan kompetensi yang tinggi dari penggunanya diperlukan baik bagi pengguna yang berlatar belakang pendidikan yang sesuai maupun yang tambahan pengetahuan yang bersifat praktis melalui pelatihan.
5. Dibutuhkan kebijakan dan strategi yang berkaitan dengan perkembangan sumber daya manusia (SDM) bidang TI untuk mengantisipasi perkembangan TI yang sangat pesat.
6. Dibutuhkan manajemen yang baik untuk mengolah implementasi TI.
7. Kelancaran implementasi TI, selain tergantung pada strata pendidikan dan practical trainingyang bersifat pengetahuan teknis, juga bergantung kepada pengetahuan mengenai privacy, ethics, computer crime,dan sebagainya.

Teknologi informasi  dan  penggunannya dalam sistem informasi telah menciptakan peluang berkari yang menarik. Peluang mendapatkan pekerjaan dalam bidang sistem informasi sangat bagus, karena berbagai organisasi terus memperluas penggunaan teknologi informasi mereka. Dengan ditemukan berbagai macam teknologi yang mendukung informasi ini menyebabkan perkembangan teknologi informasi yang demikian pesat, dimana setiap informasi yang ada di dunia ini dapat kita dapatkan dengan waktu yang relatif singkat.


Berinvestasi dalam teknologi informasi memungkinkan perusahaan membangun kemampuan TI strategis yang memungkinkannya untuk mengambil keuntungan dari peluang strategis ketika peluang-peluang tersebut muncul. dalam banyak kejadian, hal ini terjadi ketika perusahaan berinvestasi dalam sistem informasi canggih berbasis komputer untuk meningkatkan efisiensi proses bisnisnya sendiri.

Leave a Reply