ILMU EKONOMI : TEORI PERMINTAAN UANG DAN PASAR UANG INDONESIA

 

 

TEORI PERMINTAAN UANG MENURUT PARA AHLI DAN KONDISI PASAR UANG INDONESIA

https://www.lukmanadr.com/ilmu-ekonomi-teori-permintaan-uang-dan-pasar-uang-indonesia/

          ILMU EKONOMI : TEORI PERMINTAAN UANG DAN PASAR UANG INDONESIA –  Pasar uang adalah tempat bertemunya permintaan akan uang dan penawaran akan uang.dalam pembahasan ini kita menganggap bahwa yang dimaksud denga penawaran uang ialah jumlah uang yang beredar (JUB) yang ditentukan oleh pemerintah dan lembaga keuangan dengan kebijakan tertentu.sedangkan untuk permintaan uang,ada 2 teori yang bisa digunakan.
yaitu teori dari kaum klasik dan kaum Keynes,

kaum klasik mempuyai teori tentang permintaan uang yang dikenal dengan teori kuantitas teori ini mengatakan bahwa motivasi masyarakat memegang uang adalah hanya untuk melakukan transaksi tukan-menukar mereka untuk berjaga-jaga,sedangkan menurut keynesmotivasi masyarakat untuk memegang uang terdiri dari 3 keinginan,yaitu untuk bertransaksi,berjaga-jaga dan untuk spekulasi.

A. Teori permintaan uang

            Teori kuantitas kaum klasik,Teori yang dikemukakan oleh kaum klasik adalah diantaranya adalah yang diutarakan okeh david hume dan irving fisher,keduanya merupakan moneter  klasik,menurut paham klasik,uang tidak mempunyai pengaruh terhadap sector riil,tidak ada pengaruhnya terhadap tingkat bunga,kesempatan kerja atau pendapatan nasional.sebab pendapatan nasional ditentukan oleh jumlah,kualitas tenaga kerja,modal yang dipakai dan teknologi,uang hanya berpengaruh tehadap harg barang-barang,sehingga bertambahnya jumlah uang yang beredar(JUB) hanya akan mengakibatkan kenaikan harga barang saja jumlah output tidak berubah.

B. Teori permiintaan uang Keynes

Keynes merumuskan teori permintaan uang  yang dikenal  dengan nama”liquidity preference”teori ini membagi permintaan uang dalam 3 motivasi :

a.       Permintaan uang untuk  tujuan transaksi
b.      Permintaan uang untuk tujuan berjaga-jaga
c.       Permintaan uang untuk tujuan spekulasi

C. Permintaan uang untuk transaksi

             Permintaan uang untuk transaksi meningkat jika penerimaan dan pengeluaran tidak selaras,sehingga pada suatu saat ada biaya-biaya untuk membuat hutang,permintaan uang untuk transaksi ini dipengaruhi oleh pendapatan.Artinya – Semakin tinggi pendapatan,semakin banyak uang untuk tujuan transaksi.

D. Permintaan uang untuk berjaga-jaga

            Ini berkaitan dengan suatu kebutuhan yang tidak terduga dan merupakan refleksi dari ketidaktentuan yang menyangkut pendapatan dan pengeluaran,permintaan uang untuk berjaga-jaga ini tergantung dari besar kecilnyaTingkat  pendapat.artinya  bahwa adanya cadangan untuk sesuatu hal yang tidak terduga dikaitkan dengan skala operasinya        

E. Permintaan uang untuk spekulasi

           Seseorang menginginkan memegang uang kas karena ia dapat melakukan spekulasi pada tingkat yang akan datang spekulasi pemegangan uang kas dalam model ini dikaitkan dengan permintaan uang akan uang”beku” untuk mencari untung dari perubahan nilai-nilai kekayaan capital.

F. Kondisi pasar uang Indonesia

           Dalam rangka mengembang kan aktivitas pasar uang dalam pemberian jasa atas transaksi rupian dan valuta asing di massa mendatang,Pemerintah terus mengupayakan pengembangan pasar uang melalui penyempurnaan mekanisme transaksi dan kelembagaan di pasar uang,serta pengembangan sarana informasi antar bank,baik dalam negeri maupu n luar negeri

(p.s) Pasar modal pada dasarnya merupakan lembaga di luar perbankan yang dapat digunakan untuk memobilisasi dana jangka panjang dan mencegah melalui penerbitan saham dan obligsi,yang kemudian digunakan untuk kegiatan investasi dan modal kerja perusahaan.

Baca Juga :

 

 

Leave a Reply