7 Macam Penyimpanan Eksternal dan Penjelasannya

7 Macam Penyimpanan Eksternal dan Penjelasannya

Apa itu Penyimpanan Eksternal (External Storage)?

      Penyimpan eksternal ( Secondary storage atau external storage ) adalah peranti yang dapat menyimpan data secara permanen. Beberapa jenis penyimpanan eksternal mendukung operasi baca tulis ( misalnya, hard disk, flash disk ), namun ada juga penyimpanan external yang hanya bisa di tulis sekali ( Misalnya, CD – R ).

Didunia ini terdapat banyak jenis dari pada penyimpanan eksternal ini, dan berbagai jenis penyimpanan eksternal itu antara lain :

  • Pita magnetik, reel tape, tape cartridge

  • Hard disk, Non removable, removable

  • Floopy disk

  • Zip disk

  • Piringan optik, CD, DVD, Blu-ray

  • USB flash disk

  • Kartu memori

  • SSD

Dalam pembagiannya peranti penyimpanan dapat mencakup dua bagian, yaitu :
Media tempat menyimpan itu sendiri, misalnya piringan CD
Peranti unutk menulis dan membaca ke media tersebut, disebut drive, misalnya CD drive.

1. Hard disk


Hard disk dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu non – removable hard disk dan external hard disk.

Non –  removable hard disk adalah jenis hard disk yang ada dalam piranti biasanya hard disk jenis ini terdapat dalam CPU PC, atau pun laptop dan juga non – removable hard disk juga bisa disebut fixed disk karena posisi nya yang diletakan di dalam unit sistem.

External hardisk adalah jenis hard disk yang berasal dari luar unit biasanya hard disk external digunakan seperti penggunaan perangkat penyimpanan flash disk melalui USB biasanya orang menggunakan external hard disk dikarenakan kapasitas hardi yang non – removable tidak muat atau sudah penuh.

Untuk mendukung kapasitas yang sangat besar beberapa hard disk dapat digabungkan menjadi sebuah unit dengan menggunakan teknologi RAID ( Redundant array of inexpensive disk ) karena peranti RAID dilengkapi dengan chip pengendali dan perangkat lunak atau soft ware khusus yang memungkinkan untuk pengiriman data melalui sejumlah lintas yang dilakukan secara serentak. Dampak dari hal tersebut ialah waktu akses menjadi lebih cepat, selain itu menawarkan keandalan.

Ketika sebuah drive rusak drive lain akan mengambil alih peran disk yang rusak, dan drive yang rusak tersebut dapat diganti tanpa mematikan sistem.

2. Floopy disk

Floppy disk atau magnetic diskette atau Flexible disk atau orang indonesia biasa menyebutnya dengan sebutan disket merupakan penyimpanan eksternal yang diciptakan agar data dapat dipindahkan dari suatu komputer ke komputer lain, oleh karena itu floppy disk ini disebut removable disk. Floopy disk atau disket berisi sebuah piringan magnetic, pembacaan dan penulisan data dilakukan melalui head yang menempel pada permukaan piringan. Disket terakhir berukuran 3,5 inch dengan kapasitas 1,44 MB, pada masa sebelumnya terdapat pula disket berukuran 5,25 inch dengan kapasitas 1,3 MB.

3. Zip Disk

Zip disk merupakan perangkat penyimpanan yang berupa peranti yang sifatnya seperti disket tetapi memiliki kapasitas yang lebih tinggi. Media penyimpanan tersebut diberi nama zip disk dengan kapasitas 250 MB untuk dihubungkan dengan port pararel atau SCSI atau 750 MB untuk dihubungkan ke USB. Ukuran Zip disk ini sedikit lebih besar dari disket dengan ketebalan 2 kali.

4. Piringan Optik

Sebuah perangkat penyimpanan piringan optik dapat berupa CD, DVD, atau Blu – ray
CD ( Compact disk ) adalah piringan yang dapat menampung data dalam orde ratusan MB ( 650 – 800 MB )

Terdapat beberapa macam CD :

A. CD – ROM (Read Only Memory ). yang mempunya sifat hanya bisa dibaca, dibuat dengan produksi masal untuk menampung buku, software, ensiklopedi, materi multimedia, dll.


B. CD – WORM ( Write Once Read Many ). dapat ditulis melalui komputer, perekaman hanya bisa dilakukan sekali sesudah perekamam sisinya tidak dapat diubah. Pada umumnya CD blank diberi label CD – R ( Recordable )

C. CD – RW ( Rewriteable ). yang merupakan sebuah piringan yang memungkinkan data yang sudah ada pada piringan di hapus dan diganti denga data yang baru.

D. DVD ( Digital Video disk atau Digital Versatile Disk ), memiliki kapasitas penyimapnan lebih besar dari CD. Deegan video berkualitas setara sinema. Pemanfaatan DVD biasanya digunakan untuk media penyiimpanan video, imaging data, menyimpan data x – ray,CT – scan, home video, dll.


Jenis DVD ada beberapa yaitu :

  • Single – sided, single layer, yang memiliki kapasitas 4,7GB

  • Double – sided, sigle layer, memiliki kapasitas 8,5 GB

  • Single – sided, double layer, memiliki kapasitas 9,4 GB

  • Double – sided, double layer, memiliki kapasitas 17 GB.



Menurut formatnya DVD dapat dikelompokan menjadi lima, yaitu :

  • DVD – R, yang memungkinkan penulisan satu kali saja

  • DVD + R, Juga merupakan DVD yang memungkinkan penulisan satu kali

  • DVD + RW, Merupakan format berkecepatan tinggi dan dapat dihapus dan ditulis ulang

  • DVD – RW, merupakan format DVD yang dapat ditulis ulang sebanyak 1000 kali

  • DVD – RAM, format DVD yang dapat digunakan untuk merekam ulang sebanyak 100,000 kali, berguna untuk backup, lebih pelan dari DVD – RW dan DVD + RW.


Teknologi DVD recorder, pada dasarnya teknologi DVD sama dengan CD – R, namun data terekam lebih rapat. Data ditulis dari lingkaran terdalam sampai terluar secara melingkar, dengan teknik kecepatan linear, sehingga memiliki putaran per menit yang berlainan pada saat penulisan ( berkisa 684 – 1648 RPM ).

Blu – Ray ( BD ) adalah sebuah format cakram optik untuk penyimpanan media digital termasuk video definisi tinggi. Nama blu – ray diambil dari laser biru – ungu yang digunakan untuk membaca dan menulisi cakram jenis ini. Cakram blu – ray dapat menyimpan 25 GB pada setiap lapisannya dibandingkan dengan 4,7 GB pada DVD.

Kapasitas Blu – Ray

Disk berukuran 12 cm dengan satu sisi memiliki kapasitas sekita 25 GB dan kapasitas dua lapis adalah sekitar 50 GB. Dan disk berukuran 8 cm satu sisi memiliki kapasitas sekitar 7,8 GB dan kapasitas dua lapisnya sekitar 15,6 GB.

5. USB Flash Disk

USB flash disk ( UFD ) atau biasa disebut flash disk saja adalah sebuah peranti penyimpanan exsternal yang dicolokan ke port USB. Kapasita dari penyimpan eksternal ini ada dari 1 GB sampai dengan 512 GB.


Flash disk drive memiliki banyak kelebihan dibandingkan alat penyimpanan data lainnya, khususnya floopy disk atau CD/DVD. Kelebihannya adalah alat ini lebih cepat, kecil, dengan kapasitas lebih besar, serta lebih dapat diandalkan ( karena tidak memiliki bagian yang bergerak ) seperti halnya pada disket. Namun USB flash drive juga memiliki umur penyimpanan data yang singkat, biasanya ketahanan data pada USB flash drive ini rata – rata 5 tahun saja.

6. Kartu Memori atau memory card

Kartu memori ( Memory card ) adalah jenis penyimpanan memory flash yang biasa digunakan pada kamera digital maupun smartphone. Dengan kapasitas 4 GB, 8 GB, 16 GB, 32 GB,sampai 512 GB. Beberapa jenis kartu memori adalah CF ( Compact flash ), SD ( Secure Digital ), SM ( Smart media ), MMC ( Multi media card ), xD – Picture, MS ( Memory stick ).

7. SSD ( Solid – state drive )

SSD atau solid – state drive adalah media penyimpanan data yang menggunakan memori mantap ( non – volatile memory ) sebagai media. Berbeda dengan volatile memory misalnya RAM, data yang tersimpan dalam SSD tidak akan hilang meskipun daya listrik tidak ada.
Dari sisi sifatnya, SSD dapat digolongkan menjadi dua, Yaitu berbasis flash dan berbasis


A. DRAM ( Dynamic Random Access Memory )

Data dalam SSD berbasis flash biasanya disimpan dalam sel memori pada chip. Dalam kelompok ini ada dua macam jenis sel memori yang umum digunakan, yaitu jenis MLC ( multi level cell ) dan SLC ( single level cell.


SSD berbasis DRAM memiliki kecepatan akses data yang sangat tinggi ( umumnya kurang dari 1 mili detik ). Perangkat ini biasanya dilengkapi dengan baterai internal dan sistem penyimpanan data cadangan untuk memastikan tetap adanya data dalam SSD saat komputer dimatikan atau mati mendadak. Dalam kondisi ini, baterai dalam SSD akan memasok daya bagi rangkaian sel untuk menyalin semua informasi dari DRAM ke perangkat penyimpanan cadangan. Saat komputer dinyalakan lagi, semua infoormasi ini akan dikembalikan lagi ke DRAM.


8 Comments

  1. Dari dulu pengen banget beli SSD. Pas uangnya dah ngumpul ada corona. Enggak jadi deh. Wkwkwk..

  2. Tunggu sampai Corona ilang, baru kumpulin uang lagi ahaha

  3. Good post. Very informative. Keep up the good work.

Leave a Reply